
Sebagai smartphone, sudah sewajarnya penggunaan baterai di Android menjadi salah satu faktor terpenting yang harus dipertimbangkan. Kalau tidak diperhatikan maka pemakaian baterai akan menjadi boros. Karena Android OS adalah sistem operasi yang sering terhubung online dengan internet atau GPS. Banyak yang mengeluhkan borosnya pemakaian baterai di Android, ada yang setiap hari harus dicharge. Tapi sebenarnya tidak hanya di Android, semua smartphone seperti Blackberry dan Apple IOS pun mengalami hal yang sama. Namun ini juga sangat tergantung dari baterai yang tersedia, aplikasi yang terinstall dan cara pemakaian penggunanya.
Untuk menghemat baterai Android, bacalah petunjuk di bawah ini dan dapatkan hasil yang maksimal dari baterai anda.... Selamat mencoba!
1. MASIH MENGGUNAKAN LIVE WALLPAPER?
Penggunaan Live wallpaper akan membuat baterai sedikit lebih boros dibandingkan dengan menggunakan wallpaper biasa tanpa animasi. Memang untuk menghemat baterai smartphone diperlukan pengorbanan. Pilih tampilan keren tapi boros baterai atau sebaliknya tampilan standar tapi lebih irit baterai? Anda yang menentukan.
2. MATIKAN AKSES WIRELESS YANG TIDAK DIGUNAKAN.
jika Anda selalu menghidupkan GPS, Wi-Fi dan Bluetooth, tentu hal ini dapat menguras daya baterai dengan cepat. Maka dari itu matikan semua akses wireless yang sedang tidak anda gunakan.
Bahkan jika tidak ingin menggunakan fitur (always ON) internet, internet juga bisa dimatikan untuk penghematan baterai, namun ingat anda tidak akan dapat menerima notifikasi facebook, whatsapp, twitter, update software dan email terbaru secara langsung. Saya sendiri selalu mematikan internet dan menghidupkan saat diperlukan saja.
Untuk Pengaturan lokasi otomatis, di menu Settings > Location & Security settings, bisa dipilih salah satu saja, menggunakan jaringan telepon (wireless networks) atau GPS, jangan menggunakan keduanya. Saya hanya megaktifkan: Use wireless networks.
Untuk pengaturan Wi-fi, terdapat sebuah menu yang perlu dimatikan agar baterai lebih hemat. Masuk ke Settings > Wireless & Networks > Wi-Fi settings, lalu klik tombol menu dari perangkat android anda, pilih Advanced, Masuk ke Wi-Fi sleep policy, pilih Never.
Menggunakan koneksi HSDPA/3G berpotensi menguras daya lebih banyak dibandingkan dengan menggunakan koneksi GPRS/2G. Tapi ini lebih tepat jika anda tidak sedang mengunduh file yang berukuran besar atau memutar media streaming.
Minimalkan jadwal pengecekan email, Facebook, Twitter, dan aplikasi layanan jaringan sosial lainnya yang mengharuskan koneksi internet. Jangan terlalu sering.
3. PENGATURAN LAYAR/DISPLAY
Gunakan pencerahan (Brightness) layar yang paling redup namun masih nyaman di mata.
Saat malam hari atau penggunaan di dalam ruangan (indoor), menggunakan pencerahan yang paling minim sudah cukup. namun untuk siang hari Displaynya
perlu ditingkatkan agar terlihat jelas di bawah sinar matahari. Agar tidak ribet, bisa digunakan widget Power Control agar pengaturan brightness lebih mudah dengan sekali klik.
Mengatur Screen Timeout yang layak (sekitar 30 detik) sudah cukup. Tidak terlalu cepat atau terlalu lama mematikan cahaya.
4. NONAKTIFKAN APLIKASI YANG SUDAH TIDAK DIGUNAKAN NAMUN MASIH BERJALAN DI LATAR/BACKGROUND.
Manfaatkan aplikasi Task Manager bawaan Android untuk mematikan aplikasi/service dan proses yang menyita penggunaan memory dan daya Android.
Untuk melihat detail aplikasi yang paling memboroskan baterai bisa masuk ke Settings > About phone > Battery use. Aplikasi/Proses yang paling atas adalah aplikasi yang paling boros daya, sebaiknya dimatikan jika sedang berjalan.
Menggunakan sedikit widget dan homescreen juga akan menghemat baterai, namun tidak signifikan tergantung sebanyak apa aktivitas widget yang dipasang, apakah selalu online ke internet. Kalo sudah begini lebih baik widget tersebut jangan dipasang atau matikan internetnya saja.
5. ACCOUNT AND SYNC
Lakukan sync secara berkala saja misalnya setiap minggu atau bulan. Jangan menghidupkan auto-sync kecuali android anda tidak punya masalah dengan baterai.
6. VOLUME SUARA DAN NOTIFIKASI
Ini juga akan membuat boros baterai jika tidak diatur dengan tepat, namun tidak banyak. jika berada di dalam ruangan bisa digunakan salah satu jenis notifikasi saja saat ada panggilan/SMS, suara atau getar saja dengan volume yang cukup terdengar.
7. INSTALL APLIKASI PENGHEMAT DAYA
Power Control (Widget): Widget ini dapat mempermudah pengguna untuk mematikan/menghidupkan Wi-Fi, Bluetooth, GPS, Sync, Brightness, dengan sekali klik saja. Widget ini sudah disediakan sebagai bawaan Android yang umum di pasaran.
SetCPU (Perlu root): Aplikasi ini mengatur kecepatan cpu sesuai jadwal/profil yg ditentukan oleh pengguna. Misalnya dalam kondisi layar mati, kecepatan cpu otomatis diturunkan untuk menghemat baterai.
StudioKUMA Airplane Scheduler: Aplikasi ini akan mengaktifkan Airplane Mode sesuai waktu yg dijadwalkan. Misalnya saat jam 24.00 hingga pukul 05.00 pagi.
Autokiller memory optimizer (Root opsional): Selain mengoptimalkan kinerja Android, aplikasi ini juga dapat melakukan tweak untuk menghemat baterai.
8. PERHATIKAN CARA CHARGE BATERAI YANG BENAR.
Usahakan melakukan charge ketika baterai sudah menunjukkan sisa sekitar 15%. Hanya gunakan charger yang disediakan oleh produsen, tidak dianjurkan untuk melakukan charge dengan kabel data USB yang dihubungkan ke komputer karena charge dengan cara ini tentu memakan waktu lama.
Untuk mempercepat pengisian juga bisa mengaktifkan airplane mode, namun ingat telepon tidak dapat dipakai selama pengisian.
Jangan menggunakan perangkat Android selama proses charging.
Tunggu hingga 100% segera cabut adapter agar tidak terjadi overcharge. Kasus overcharge memang sudah berkurang sejak adanya sensor otomatis yg akan mematikan posisi charging ketika baterai dalam kondisi fully charged. Untuk memudahkan agar kita mengetahui kapan baterai mencapai 100% bisa diinstall aplikasi Battery Indicator / Battery Indicator Pro. Aplikasi ini bisa diatur untuk memberi notifikasi / alarm saat baterai mencapai kondisi tertentu.
kosongkan baterai sebulan sekali, jadi gunakan android sampai benar-benar habis daya yg ada, biarkan sampai perangkat mati sendiri ketika daya mencapai 0%.
KETERANGAN
Sebelumnya saya pun mengalami hal yang sama dengan pengguna smartphone Android umumnya yaitu baterai hanya bertahan maksimal 1 hari. Tapi setelah dioptimalkan, LG Optimus One P500 yang digunakan secara wajar, saya bisa mengaktifkan ponsel hingga 2 hari dan bahkan kadang-kadang bertahan sampai 3 hari!!! Mungkin ini juga pengaruh kapasitas baterai yang besar yang dimilikinya yaitu 1500 mA.